News Update
- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Gunung Salahutu
Kawasan ini terletak di Jazirah Salahutu P. Ambon, Jaraknya dengan kota Ambon kurang lebih 30 km dengan desa Wai yang aksesnya paling mudah ke lokasi, dapat ditempuh lewat jalan darat. Tipe habitat utama yang terdapat di kawasan ini adalah hutan lembab luruh daun dan sedikit hutan semi awet hijau (Monk dkk. 1997). Topografinya berbukit hingga bergunung rendah dengan puncak Salahutu sebagai daerah tertinggi (1038 m.). Terdapat 2 desa di sekitar kawasan ini yang terdapat di pesisir pantai. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani peladang dan nelayan, Jenis tanaman komoditi utama adalah cengkih, pala, sedikit cokelat, serta hasil laut.
Sumber: berbagai sumber

Provinsi
